Bayangkan ketika kekasih saya meminta saya duduk disebelahnya, badan saya gemetar, kaki saya lemes membayangkan indahnya duduk disebelah kekasih saya, jantung saya mau copot karena bergetar hebat seperti kena aliran listrik… sudah beginikah getaran itu ketika ALLAH yang memanggil saya melalui adzan, padahal saya mengaku mencintaiNYA, munafik gak !!! jawabannya ada dihati nurani saya … sudahkah saya menjadikan ALLAH kekasih saya, dan mampu membuktikannya?..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.